Selasa, 23 Februari 2010

Cara memanfaatkan Internet yang baik dan benar

Internet sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari saya. Jika menyalakan komputer tanpa tersambung ke internet rasanya seperti makan garam tanpa sayur, eh... salah makan sayur tanpa garam hehehe...
hambar rasanya. Internet banyak memenuhi kebutuhan saya tentang informasi yang aktual dan terkini.
Manfaat yang saya dapatkan selama bersurfing ria diinternet diantaranya :
     1. Sebagai ajang pembelajaran. Diinternet saya cukup banyak mendapatkan ilmu baru yang tidak saya
         temukan dari perkuliahan semacam tutorial-tutorial baru yang banyak diposting oleh surfer-surfer  
         lainnya  untuk sekedar share pengetahuan.
     2.  Ajang Promosi Barang/karya pribadi. Melalui internet dapat mengakses situs-situs komunitas tertentu  
          untuk sekedar gabung dengan komunitas yang memiliki minat yang sama dan mulai promosiin apa yang
          kita miliki.
     3. Mendapatkan informasi yang up to date mendapatkan berita-berita terkini seputar apa saja yang kita  
          inginkan.
     4. Media komunikasi dan belanja online. Melalui internet kita dapat terhubung dengan banyak user dari
         seluruh belahan dunia. Melalui teknologi jaringan yang ada.
     5. Pusat hiburan multimedia. Melalui internet kita dapat melihat tampilan video, musik(Mp3), foto dari    
         segala penjuru yang dishare  juga diinternet.
Pakailah intenet dengan mengakses situ-situs yang memiliki sertifikasi bebas spyware,sparmware agar tidak merugikan anda dan merusak komputer anda.
Manfaatkan situs-situs tertentu untuk peng update an software-software yang sedang berjalan dalam komputer anda.

Fungsi Web dalam Kehidupan Sehari-hari

Sebelumnya kita tau dulu Web itu apa sich?!!

Halaman-halaman web yang sedang kita lihat sekarang ini sebenarnya adalah sekumpulan file yang kita buka melalui internet menggunakan browser (misalnya Internet Explorer) di komputer kita. Mungkin kita pernah ’save as’ sebuah halaman web dan menyimpannya di komputer kita. Kemudian suatu saat kita membukanya kembali. Mengklik nama file tersebut dan tiba-tiba kita sudah bisa melihat isinya di browser, di mana di bagian address bar yang terpampang adalah alamat file di komputer kita, seperti C:\Document & Settings\… dst. Lalu bagaimana dengan halaman-halaman atau file-file yang kita buka melalui internet?
Pada dasarnya tidak jauh berbeda. Kalau kita membuka halaman website dari file yang kita simpan di komputer kita sendiri, maka alamatnya adalah C:\… karena file tersebut terletak di komputer kita dengan alamat C:\… atau di hard disk C:\… Tapi kalau di internet alamatnya adalah berupa nama domain, misalnya http://lucaespasaribu.blogspot.com. Artinya file-file kita berada di sebuah komputer yang memiliki alamat tersebut.
http://lucaespasaribu.blogspot.com adalah nama domain dan komputer tempat menyimpan file-file tersebut adalah hosting. Sementara website adalah sekumpulan file yang disimpan di sebuah hosting yang saling terhubung satu sama lain menggunakan link-link yang terdapat di dalamnya. Dan file-file tersebut dapat dibuka dari seluruh dunia menggunakan alamat domain.
Pada awalnya Web diciptakan untuk kepentingan pembelajaran semata contoh untuk share Mathematic, sosiology, biology, science dll.
Sebuah website dibuat didalam sebuah sistem komputer yang dikenal dengan  server web, juga disebut HTTP Server.

Ada banyak jenis sistem software yang dapat dipakai untuk meng-generate Dynamic Web System dan Situs Dynamic, beberapa diantaranya adalah ColdFusion (CFM), Active Server Pages (ASP), Java Server Pages (JSP) dan PHP, bahasa program yang mampu untuk meng-generate Dynamic Web System dan Situs Dinamis. Situs juga bisa termasuk didalamnya berisi informasi yang diambil dari satu atau lebih database atau bisa juga menggunakan teknologi berbasis XML, contohnya adalah RSS. Isi situs yang statis juga secara periodik di generate, atau, apabila ada keadaan dimana dia butuh untuk dikembalikan kepada keadaan semula, maka dia akan di generate, hal ini untuk menghindari kinerjanya supaya tetap terjaga.
Plugin tersedia untuk menambah banyaknya feature dan kemampuan dari web browser, dimana, plugin ini dipakai untuk membuka content yang biasanya berupa cuplikan dari gambar bergerak (active content) contohnya adalah Flash, Shockwave atau applets yang ditulis dalam bahasa JAVA. Dynamic HTML juga menyediakan untuk user supaya dia bisa secara interaktif dan realtime, meng-update di web page tersebut (catatan; halaman yang dirubah, tak perlu di load atau di reloaded agar perubahannya dapat dilihat), biasanya perubahan yang dilakukan mereka memakai DOM dan Javascript yang sudah tersedia pada semua Web Browser sekarang ini.
Seperti yang tertulis di atas, di luar sana ada beberapa perbedaan dalam penulisan dari terminologi website. Walaupun ¨Website¨ sudah secara umum dipakai, namun untuk Associated Press Stylebook, Reuters, Microsoft, Academia, dan kamus-kamus yang ada, penulisan yang mereka pakai adalah dengan menggunakan 2 kata, yaitu Web site. Hal ini karena ¨Web¨ bukanlah terminilogi umum, namun kependekan dari World Wide Web.

Tapi kini Web sudah banyak berkembang dan memiliki banyak fungsi.

Media Promosi :
Sebagai media promosi dapat dibedakan menjadi media promosi utama, misalnya website yang berfungsi sebagai search engine atau toko Online, atau sebagai penunjang promosi utama, namun website dapat berisi informasi yang lebih lengkap daripada media promosi offline seperti koran atau majalah

Media Pemasaran :
Pada toko online atau system afiliasi, website merupakan media pemasaran yang cukup baik, karena dibandingkan dengan toko sebagaimana di dunia nyata, untuk membangun toko online diperlukan modal yangr relatif lebih kecil, dan dapat beroperasi 24 jam walaupun pemilik website tersebut sedang istirahat atau sedang tidak ditempat, serta dapat diakses darimana saja.
Media Informasi :
Website portal dan radio atau tv online menyediakan informasi yang bersifat global karena dapat diakses dari mana saja selama dapat terhubung ke internet, sehingga dapat menjangkau lebih luas daripada media informasi konvensional seperti koran, majalah, radio atau televisi yang bersifat lokal.
Media Pendidikan :
Melalui Website kita dapat share pengetahuan dengan teman-teman jaringan dimana saja dengan membentuk komuniti-komuniti tertentu sebagai wadah tempat be
Media Komunikasi
Sekarang banyak terdapat website yang dibangun khusus untuk berkomunikasi seperti forum yang dapat memberikan fasilitas bagi para anggotanya untuk saling berbagi informasi atau membantu pemecahan masalah tertentu.
sumber : http://wikipedia.com/

Kejujuran Semakin Memudar Penjiplakan, Puncak Gunung Es

Kejujuran Semakin Memudar Penjiplakan, Puncak Gunung Es

Jumat, 19 Februari 2010 | 03:49 WIB

Jakarta, Kompas - Kegiatan jiplak-menjiplak karya ilmiah merupakan puncak gunung es ketidakjujuran dalam jagat pendidikan. Skripsi mahasiswa yang sebagian merupakan jiplakan dengan cara copy/cut and paste, serta contek-mencontek dalam ujian, sudah dianggap lumrah.

Dengan demikian, ketidakjujuran itu sudah merambah hampir ke semua jenjang pendidikan. ”Ketidakjujuran ini sudah holistik, mengakar, merambah keluarga, masyarakat, dunia pendidikan, dan pemerintahan. Ini cermin dekadensi moral,” ujar Dr William Chang, pakar etika sosial, alumnus Universitas Gregoriana dan Universitas Lateran (Roma), saat dihubungi Kompas, Kamis (18/2).

Pepatah mengatakan, Non scholae sed viate discimus (Seneca, Epist. 106.11), manusia belajar bukan untuk sekadar memperoleh nilai berupa angka-angka yang kadang bersifat relatif dan subyektif, tetapi manusia belajar untuk hidup. Yang utama adalah nilai-nilai untuk mendukung hidup manusia.

Dia menambahkan, plagiat adalah tindak kebohongan dan akan cepat diketahui. Maka, pendidikan formal perlu mengambil langkah edukatif bagi para plagiator. Komersialisasi di bidang karya ilmiah sudah semarak. Akhirnya, lahir sarjana-sarjana bertitel panjang, tetapi bobot ilmiahnya rendah. Plagiat termasuk tamparan tragis dunia pendidikan formal kita jika kasus ini dibiarkan.

Masyarakat sering bertanya, kapan pejabat itu kuliah dan membuat tesis, kok, mendadak bergelar doktor.

Sanksi

Menanggapi kasus penjiplakan, Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal menegaskan perlunya pengetatan aturan dan penjatuhan sanksi lebih serius di perguruan tinggi hingga pemerintah. ”Penjatuhan sanksi tergantung tingkat kesalahan dan sudah dilakukan tiap perguruan tinggi. Kementerian hanya bisa menunda atau tidak memproses kenaikan pangkat atau permohonan guru besar,” ujarnya.

Fasli mengakui, kasus-kasus penjiplakan dengan mengutip jurnal luar negeri sudah berlangsung lama. Saat diketahui, Kementerian Pendidikan Nasional otomatis menolak permohonan pengangkatan guru besar atau kenaikan pangkat dosen.

Sementara itu, pendiri dan Direktur Eksekutif Yayasan Warisan Luhur Indonesia (Indonesia Heritage Foundation) Ratna Megawangi menyatakan, maraknya plagiat adalah bukti kegagalan sistem pendidikan dan pola asuh dalam keluarga, terutama karena belum adanya pendidikan karakter.

Pendidikan karakter sering disamakan dengan pendidikan moral yang dituangkan dalam pelajaran dan harus dihafal. ”Kita tahu bohong dan mencontek itu salah, tetapi dibiarkan. Pemahaman atas benar-salah tidak dipraktikkan dalam perbuatan,” tuturnya.

Batasan penjiplakan

Guna mencegah berkembangnya penjiplakan, Rektor Universitas Indonesia Gumilar Rusliwa Somantri mengusulkan agar perguruan tinggi lebih gencar menyosialisasikan pengertian dan batasan penjiplakan.

”Selama ini banyak anggapan mencontek karya ilmiah sebagai hal lumrah. Maka, sosialisasi harus terus dilakukan karena tidak semua orang memiliki pemahaman yang sama tentang penjiplakan,” papar Gumilar.

Untuk mencegahnya, mahasiswa dan dosen UI harus memublikasikan karya ilmiahnya di kalangan internal dan umum agar diketahui jika terjadi plagiat.

Cenderung ditutupi

Guru besar ilmu sejarah Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Bambang Purwanto, menambahkan, selama ini penjiplakan karya ilmiah cenderung ditutup-tutupi, berlangsung terus tanpa sanksi. Kondisi ini mendorong kian merebaknya penjiplakan dan akan menjadi budaya buruk pendidikan kita. Padahal, menjiplak karya ilmiah merupakan pelanggaran kode etik utama seorang ilmuwan.

”Selama ini, pengaduan atas penjiplakan karya ilmiah belum pernah ditanggapi. Ada banyak alasan, mulai dari ewuh-pakewuh, tenggang rasa antarkolega, sampai takut diancam,” kata Bambang menambahkan.

Selama beberapa tahun ini, Bambang menemukan dua karya ilmiahnya dijiplak dosen dari perguruan tinggi lain. Meski telah disertai bukti-bukti kuat, laporan kepada perguruan tinggi asal dosen yang menjiplak tidak pernah diproses dan ditanggapi.

Kata Bambang, ada banyak teknik dalam menjiplak dan mudah dilakukan dengan komputer.

”Seharusnya penjiplak dikenai sanksi tegas tanpa toleransi karena menyangkut mental dan moral bangsa. Apa jadinya bangsa ini jika para calon pemimpin bangsa ini dididik oleh pencuri?” ujar Bambang.

Terkait dugaan penjiplakan karya ilmiah dua calon guru besar perguruan tinggi swasta di Yogyakarta, Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah V DI Yogyakarta Budi Santosa Wignyosukarto mengatakan, berkas pengajuan guru besar dikembalikan ke perguruan tinggi masing-masing untuk klarifikasi.

Hasil analisis terakhir, karya dosen IPA dicurigai menjiplak skripsi mahasiswa S-1 sebuah perguruan tinggi negeri di Yogyakarta. Kemiripan terlihat mulai dari tabel data, analisis, hingga gambar grafik. Analisis setebal 12 halaman itu dikirim reviewer yang kebetulan menjadi pembimbing skripsi mahasiswa yang karyanya dijiplak.

Untuk antisipasi, Budi berharap perguruan tinggi meningkatkan kontrol sosial antardosen. ”Akibat perbuatan satu dosen, seluruh PTS itu akan malu.”

Gagal

Maraknya penjiplakan karya ilmiah merupakan cermin kegagalan sistem pendidikan nasional. Kini, pendidikan lebih berorientasi pada produk, kurang menghargai proses, dan rasa malu pada kode etik kian terkikis. ”Demi tunjangan profesi, gelar kehormatan di lingkungan pendidikan diraih dengan cara curang,” tutur Wuryadi, Ketua Dewan Pendidikan DI Yogyakarta.

Sejak tunjangan profesi dosen dan guru besar ditetapkan, pengajuan gelar guru besar memang meningkat. Dalam setahun, ada delapan pengajuan guru besar di Kopertis V DI Yogyakarta. Jumlah ini meningkat drastis dibandingkan dengan sebelum tunjangan profesi dosen dan guru besar diberlakukan.

Sementara itu, Prof Dr Moh Mahfud MD, guru besar hukum tata negara Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, menilai penjiplakan berpotensi melakukan korupsi.

”Penjiplak karya orang lain berpotensi melakukan korupsi. Diri sendiri saja dibohongi, apalagi orang lain. Orang-orang seperti ini berbahaya jika kelak menjadi pemimpin,” kata Mahfud. (WHY/IRE/LUK/TON)


Tanggapan Mengenai Artikel diatas :
Menjiplak adalah tindakan pembodohan yang membiarkan diri tinggal dalam kemalasan yang berangsur-angsur semakin tebal.
Menjiplak(Plagiat) juga termasuk salah satu tindakan mencuri yang sangat tidak bermoral sudah sepantasnya tiap-tiap orang mengembangkan dirinya untuk tidak melakukan hal-hal yang merugikan karya orang lain tersebut. Kebanyakan orang malas melakukan untuk berusahan sendiri/mencari sendiri dulu dengan menggunakan otaknya dan cenderung sama dengan karya orang lain. Tidak mau mengeluarkan keringat namun ingin mendapatkan hasil/nilai.Menurut saya plagiat dapat dikurangi jika kita mau untuk berusaha sendiri membuat karya kita dengan melihat referensi dari karya orang lain tanpa harus menjiplaknya. Berani Beda itu jauh lebih baik...

Dua juta diploma menganggur

sumber: http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/02/19/03191054/.dua.juta.diploma.dan.sarjana..menganggur

Dua Juta Diploma dan Sarjana Menganggur
Keterampilan Nonakademis Faktor Penentu

Jumat, 19 Februari 2010 | 03:19 WIB

Jakarta, kompas - Sedikitnya dua juta lulusan perguruan tinggi, baik lulusan program diploma maupun sarjana, menganggur. Hal itu, antara lain, terjadi karena sebagian besar lulusan perguruan tinggi tidak memiliki keterampilan nonakademis.

Padahal, dunia kerja atau industri justru menjadikan keterampilan nonakademis itu sebagai salah satu faktor penentu dalam penerimaan karyawan atau tenaga kerja.

Demikian benang merah yang mengemuka dalam diskusi ”Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja dengan Pendidikan Berfokus Karier”, Kamis (18/2) di Jakarta. Berbicara pada diskusi tersebut konsultan pengembangan sumber daya manusia dari Daya Dimensi Indonesia, Aditia Sudarto, dan CEO International College School of Informatics (Inti) Indonesia Sudino Lim.

”Nilai indeks prestasi kumulatif boleh saja tinggi. Tetapi, tanpa soft skill itu tidak akan ada artinya. Barangkali, paradigma pendidikan kita yang harus diubah sehingga perguruan tinggi bisa ikut memacu soft skill ini dan mengakomodasi kebutuhan dunia kerja,” kata Aditia.

Keterampilan atau keahlian nonakademis yang dimaksud itu, antara lain, adalah keterampilan presentasi, manajemen konflik, berbicara di depan publik, dan kerja sama dalam satu tim. Tanpa keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia kerja ini, kualitas lulusan perguruan tinggi pun tidak maksimal berkembang. Akibatnya, 4,1 juta atau sekitar 22,2 persen dari 21,2 juta angkatan kerja terpaksa menganggur (hasil survei tenaga kerja nasional 2009 dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional).

”Banyak perusahaan yang setiap tahun mencari karyawan baru yang memiliki motivasi yang kuat dan memiliki pengetahuan yang cukup tentang dunia kerja. Sayangnya, faktor-faktor ini yang sering menjadi kendala bagi para lulusan perguruan tinggi,” kata Aditia.

Selain karena tidak memiliki keterampilan, sejak awal langkah untuk memasuki dunia perguruan tinggi juga sudah keliru. Berdasarkan hasil riset Inti Indonesia, menurut Sudino Lim, banyak calon mahasiswa yang cenderung memilih program studi hanya berdasarkan tren yang ada. Jika tidak karena tren, faktor pemilihan perguruan tinggi lebih karena atas permintaan orangtua atau keluarga dan pengaruh teman sebaya. ”Ini yang menjadi awal penyebab ketidaksiapan mereka untuk menghadapi tantangan dan tuntutan dunia kerja,” kata Sudino. (LUK)

Komentar Saya mengenai pernyataan tersebut :
Memang  benar adanya, dijaman yang serba susah seperti saat ini persaingan memang semakin sulit untuk mendapatkan satu pekerjaan dimana setiap orang harus memiliki kemampuan tambahan untuk dapat mendapatkan pekerjaan. Kemampuan tambahan tersebut adalah kemampuan yang tidak didapat dalam ilmu pengetahuan teoritis di perkuliahan. Seperti kemampuan berbicara, kemampuan bekerja sama dan lain-lain merupakan bagian dari kemampuan berkomunikasi seseorang. Itu sangat berperan dalam memajukan suatu perusahaan.Sehingga bagi orang-orang yang terbiasa sedikit berbicara dan tidak suka bekerja sama akan menimbulkan kesulitan tersendiri bagi dia maupun tim di dalam melakukan  suatu pekerjan yang membutuhkan kekompakan tim.
Memang sangat diharapkan kepada setiap Universitas di Indonesia untuk menerapkan program softskill tersebut untuk melatih kemampuan mahasiswanya dalam menghadapi suasana persaingan dalam pekerjaan.
Untuk mendapatkan kemampuan/bakat yang terbaik memang seharusnya dilakukan dengan memilih jurusan yang sesuai dengan kemampuan individu dan minat dari calon mahasiswa tersebut.
Kesalahan memilih jurusan hanya akan menyebabkan hasil yang kurang maksimal ketika lulus dari perkuliahan. Lulusan Perguruan Tinggi cenderung memilih pekerjaan yang cenderung sesuai dengan minat dan bakatnya ketimbang pengetahuan yang didapat semasa perkuliahan. Meskipun banyak juga yang memilih pekerjaan sesuai dengan ilmu yang didalaminya semasa perkuliahan.
 

Sabtu, 02 Januari 2010

Virus Recycler

Berikut adalah script virus recycle yang dituliskan pada notepad :
[autorun]
open=RECYLER\S-1-5-21-1482476501-1644491937-682003330-1013\isee.exe
icon=%SystemRoot\system32\SHELL32.dll,4
action=Open folder to view files
shell\open=Open
shell\open\command=RECYLER\S-1-5-21-1482476501-1644491937-682003330-1013\isee.exe
shell\open\default=1





Diantara Virus yang menggunakan Folder recycler adalah Virus yang dideteksi oleh pcmav sebagai Virus ISE32 , malingsi , Virus recycler …,atau kalau oleh NOD 32 stand alone sebagai Autorun.ks.Dan ketambahan 1 lagi (1 april 2009)  varian virus terheboh (conficker , kido ) juga telah memanfaatkan folder recycler untuk menaruh file berekstensi .vmx yang sebenarnya berextension dll sebagai infektor.
Untuk virus conficker gunakan anti conficker dan kido killer…baca >disini<
1. Seperti Virus UFD pada umumnya, dia (virus) akan membuat Autorun.inf sebagai tumpangannya ( pelontar ) ,agar masuk (tereksekusi) oleh system secara otomatis bila Autorun windows posisi on.
2.Dia (virus) akan meng-copy folder recycler ke dalam UFD yang ter tancap di komputer yang terinfeksi virus atau sebaliknya.
3.Di dalam folder recycler tersebut sudah ada file virus yang bernama: ise32.exe dan / atau 3ise32.exe ukuran sekitar 8 kb, dan spoolsv.exe
yang ukurannya sekitar 14 kb.Itu semua bisa kita lihat bila kita setting folder option posisi show hidden file system…
4. Virus akan menjaga file ise32.exe agar tidak bisa dihapus , dengan cara spoolsv.exe yang stand by di task manager,disinilah sebabnya kenapa folder recycler di UFD bila dihapus akan tumbuh kembali (muncul lagi).
Cara membersihkannya:
1. Copy (download) NOD stand alone atau PCMAV . Dalam bentuk di-RAR tempatkan di harddisk atau ufd.
2.Dengan task manager endtask semua file yang berjalan di processes termasuk explorer.exe ,spoolsv.exe dan svchost.exe ,Atau bisa juga pakai process Explorer Biasanya bila svchost ditutup akan shutdown dalam waktu 1menit , jangan panik ! ketik saja shutdown -a di task manager>file>new task (run) untuk membatalkannya.maka Otomatis jendela shutdown akan menghilang..
3. Gunakan new task untuk membuka file anti virus kita, dengan cara task manager (crtl+Alt+del) >file>run>find>file of type pilih all files>pilih file kita.Double click dan scan semua disk termasuk ufd (flash disk).
4.Bila ditemukan file virus murni , seperti ise32.exe , 3ise32.exe , atau spoolsv.exe (yang ada di folder recycler) hapus aja.
Karena ada juga spoolsv.exe yang ada di folder system32
yang digunakan printer (printer spooler).
Mungkin itu dulu, sudah cukup untuk menghilangkan virus recycler.Mungkin untuk effect-nya dia akan meng-hidden folder Windows , Program files , Documents and settings.
Kita tinggal membuka explorer>tools>folder options>View>click show hidden files and folder dan hilangkan checklist pada hide protected operating system file. Setelah folder yang terhiden terlihat>click kanan properties>hilangkan checklist pada attribute hidden>pilh apply changes to this folder only lalu OK. Atau langsung gunakan cara mengembalikan settingan windows
Kalau ingin kembali default view pilih>tools>folder options>view click restore default >dan hilangkan checklist pada hide extension for known file types. Untuk mengenali ekstensi file guna menghindari virus documents berextension  exe atau scr.

Karena saya ingin mengetahui , virus itu dari flash disk atau dari komputer , lalu flashdisk   saya  remove dan saya tancapkan lagi.Ternyata ansav mendeteksi lagi adanya Conficker lagi.Berarti saya bisa menyimpulkan kalau komputernya yang terinfeksi Virus Conficker.
Lalu saya ambil langkah-langkah sbb:

1.       Matikan System Restore ,         Lepas ( disconnect ) jaringan ataupun internet.Karena selama  jaringan belum terputus ,  Virus ini akan kembali lagi menginfeksi komputer lain dalam suatu jaringan.
2.              Siapkan kido killer atau baca disini   http://support.kaspersky.com/faq/?qid=208279973
3.              Install ansav anti virus , karena bagaimanapun kita orang indonesia ,  kita harus bangga dengan produksi dalam negeri. Dan juga jalankan pcmav Express.Bila Error langsung aja Scan dengan kidokiller :)
Setelah dijalankan pcmav Express ,  Ansav guard akan mendeteksi Virus Conficker  >  delete . !!
4.               Jalankan kido Killer sampai selesai…..
5.      Coba masukkan flash disk , ansav (anti virus ) deteksi virus lagi apa tidak , coba remove dan pasang lagi.Kalau ansav sudah tidak deteksi berarti sudah bersih.
5.       Gunakan patch windows dari microsoft , untuk menutup lubang Vurnability sesuai windows anda. download MS08-067 , ms08-068 , ms09-001 ingat install patch tsb sesuai versi Windows anda.
Untuk effect dan cirinya Virus ini sudah pernah saya tulis >disini< dan virus recycler >disini<
Tapi Virus ini kalau tidak online atau Connect internet / jaringan. Bahayanya hanya bila ada flash disk dia akan membuat autorun.inf dan folder recycler yang didalamnya ada file ber-extension vmx yang sebenarnya dll. Mirip yuyun jaga mengelabuhi kita dengan membuat scriptnya berextension db.

Senin, 24 November 2008

open source



Nah, kali ini kita akan membahas tentang open source.

Apa itu open source? open source adalah semacam istilah dalam bahasa anak gaul jaman sekarang sekarang yang artinye kira - kira semacam makanan yang gak ringan buat anak - anak TI 1 GUNADARMA kalimalang buat ngejar nilai PTKI nye. eh, salah ngaco sory.

Ya, kira - kira sebatas sistem operasi gitu, yang mungkin dapat di akses secara gratisan melalui internet.

Sumber terbuka (Inggris: open source) adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu orang/lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas komunikasi internet). Pola pengembangan ini mengambil model ala bazaar, sehingga pola Open Source ini memiliki ciri bagi komunitasnya yaitu adanya dorongan yang bersumber dari budaya memberi, yang artinya ketika suatu komunitas menggunakan sebuah program Open Source dan telah menerima sebuah manfaat kemudian akan termotivasi untuk menimbulkan sebuah pertanyaan apa yang bisa pengguna berikan balik kepada orang banyak.

Pola Open Source lahir karena kebebasan berkarya, tanpa intervensi berpikir dan mengungkapkan apa yang diinginkan dengan menggunakan pengetahuan dan produk yang cocok. Kebebasan menjadi pertimbangan utama ketika dilepas ke publik. Komunitas yang lain mendapat kebebasan untuk belajar, mengutak-ngatik, merevisi ulang, membenarkan ataupun bahkan menyalahkan, tetapi kebebasan ini juga datang bersama dengan tanggung jawab, bukan bebas tanpa tanggung jawab.
keuntungannye banyak seh kalo mau tau lu cari aja dari mesin pencari di internet।


नामा : लुकाएस मंगरेड पसरिबू

न्प्म : ५०४०८९२५

केलास : १ ia14

Sabtu, 20 September 2008

SISTEM OPERASI

LINUX

UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang mengawali lahirnya Linux ke dunia ini. UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang ada saat ini. Adapun UNIX merupakan salah satu sistem operasi populer selain keluarga raksasa Microsoft (mulai dari DOS, MS 9x sampai Vista), Novell, OS/2, BeOS, MacOS dan lainnya.

Sejarah kemunculan UNIX dimulai pada tahun 1965 ketika para ahli dari Bell Labs, sebuah laboratorium milik AT&T, bekerja sama dengan MIT dan General Electric membuat sistem operasi bernama Multics(sudah pernah dengar belum?). Nah, sistem operasi Multics ini awalnya didesain dengan harapan akan menciptakan beberapa keunggulan, seperti multiuser, multiprosesor, dan multilevel filesystem. Namun pada tahun 1969, AT&T akhirnya menghentikan proyek pembuatan Multics karena sistem operasi Multics ini sudah tidak memenuhi tujuan semula. Dengan kata lain, proyek ini mengalami hambatan karena dalam kenyataannya Multics banyak terdapat bugs dan sulit sekali dioperasikan.

Beberapa programmer Bell Labs yang terlibat dalam pembuatan dan pengembangan Multics, yaitu Ken Thompson, Dennis Ritchie, Rudd Canaday, dan Doug Mcllroy, secara tidak resmi tetap meneruskan proyek pengembangan Multics. Dan akhirnya sampailah pada sebuah sistem operasi generasi penerus dari Multics bulan Januari 1970 yang diberi nama UNIX.
Setahun setelahnya, UNIX dapat dijalankan pada komputer PDP-11 yang memiliki memory 16 KB dan sebuah disk berukuran 512 KB. Pada waktu itu source codenya UNIX masih ditulis dalam bahasa mesin (assembler). Kemudian pada tahun 1973, source code UNIX ditulis ulang dalam bahasa C yang dibuat oleh Dennis Ritchie.

Tujuan Mr. Ritchie mengubah source code UNIX ke dalam bahasa C tak lain dan tak bukan karena bahasa C didesain multiplatform dan bersifat fleksibel. Dengan dirubahnya source code ke dalam bahasa C, maka UNIX dapat dikembangkan dan dikompilasi ulang ke berbagai jenis komputer. Sejak saat itu dibuatlah berbagai macam varian UNIX yang sengaja didesain untuk jenis komputer tertentu.

Setahun kemudian, karena merasa UNIX sudah cukup matang, maka Thompson dan Ritchie mempublikasikan sebuah paper tentang UNIX. Ternyata UNIX mendapat sambutan yang sangat luar biasa dari lingkungan perguruan tinggi. Dan UNIX lah yang menjadi sistem operasi favorit di lingkungan perguruan tinggi.

Awalnya, sistem operasi UNIX ini didistribusikan secara gratis di dunia pendidikan, namun setelah banyak digunakan oleh korporasi industri dan bisnis (karena kehandalannya menangani bidang jaringan (networking), UNIX akhirnya diperdagangkan dan dipatenkan). Dalam perkembangan selanjutnya, UNIX dan varian-variannya yang dikomersialkan menjadi suatu sistem operasi yang cukup mahal pada saat itu(namun ada beberapa yang gratis karena dikembangkan dengan semangat openSource), hal ini disebabkan karena kestabilan, mampu mengerjakan program multitasking dan dapat digunakan oleh beberapa user secara bersamaan.

Adapun varian UNIX yang dikomersialkan dan populer karena kehandalannya seperti BSD 4.1 (1980), SunOS, BSD 4.2, SysV(1983), UnixWare dan Solaris 2(1988), dan lainnya. Dan yang dikembangkan dengan semangat openSource atau free diantaranya: FreeBSD, OpenBSD, NetBSD, Mnix, Hurd
Nama "Linux" berasal dari nama kernelnya (kernel Linux), yang dibuat tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.[3]

Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer,[4], dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox[5]), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).

Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) (seperti GNOME dan KDE), dan paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, dan Gnumeric.
Linux merupakan sistem operasi bertipe Unix modular. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar Unix yang dikembangkan dalam kurun waktu 1970-an hingga 1980-an. Linux menggunakan sebuah kernel monolitik, kernel Linux yang menangani kontrol proses, jaringan, periferal dan pengaksesan sistem berkas. Device driver telah terintegrasi ke dalam kernel.

Banyak fungsi-fungsi tingkat tinggi di Linux ditangani oleh proyek-proyek terpisah yang berintegrasi dengan kernel. Userland GNU merupakan sebuah bagian penting dari sistem Linux yang menyediakan shell dan peralatan-peralatan yang menangani banyak fungsi-fungsi dasar sistem operasi. Di atas kernel, peralatan-peralatan ini membentuk sebuah sistem Linux lengkap dengan sebuah antarmuka pengguna grafis yang dapat digunakan, umumnya berjalan di atas X Window System.

kelebihan linux

Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka. Sehingga dapat dikatakan, tidak terdapat biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux.
Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker. Namun, kini, pandangan ini salah besar. Linux mudah digunakan dan dapat dikatakan hampir semudah menggunakan Windows.

Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux. Kita dapat mengakses situs web Open Source as Alternative untuk memperoleh informasi yang cukup berguna dan cukup lengkap tentang alternatif aplikasi Windows di Linux.
Keamanan yang lebih unggul daripada Windows. Dapat dikatakan, hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Di mana, Linux sejak awal didesain multi-user, yang mana bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Pada Windows, hal ini tidaklah terjadi. Sehingga bila dilihat dari sisi maintenance / perawatan data maupun perangkat keras-pun akan lebih efisien.
Linux relatif stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti. Linux, yang merupakan varian dari UNIX, juga mewarisi kestabilan ini. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut. Sehingga, tidaklah mengherankan bila Linux mempunyai pangsa pasar server dunia yang cukup besar. Dari hasil riset IDC, pangsa pasar server dunia yang menggunakan Linux pada tahun 2008 akan mencapai 25,7 % (dapat dibaca di eweek.com).
Linux mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras (hardware) yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Komputer-komputer yang lama ini tidak perlu dibuang dan masih dapat digunakan untuk keperluan tertentu dengan menggunakan Linux (sebagai penunjang informasi dapat membaca artikel “Don’t Throw That Old PC Away–Give It New Life with Linux“). Selain itu, tidak pernah ditemui dokumen-dokumen yang lebih baru tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih lama. Pada Windows, kita seakan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan perangkat keras. Sebagai contoh, beberapa bulan lalu, telah dirilis Windows Vista. Beberapa dokumen yang dibuat dalam Windows Vista tidak dapat dibuka dalam Windows XP. Sehingga, mau tidak mau, kita harus beralih ke Windows Vista, dan itu berarti meng-upgrade atau membeli perangkat keras (hardware) baru yang lebih bagus (perangkat keras minimum Windows Vista dapat dilihat Microsoft.com). Atau, bisa jadi ada aplikasi-aplikasi yang dibuat beberapa tahun yang lalu tidak dapat dibuka lagi di Windows Vista, karena sudah tidak didukung lagi oleh Microsoft.

Kekurangan Linux
Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’. Hal ini dapat diatasi dengan pelatihan-pelatihan atau edukasi kepada pengguna agar mulai terbiasa dengan Linux.
Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.

sumber : wikipedia.com

WINDOWS

Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows 1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, akan tetapi Rowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation, meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama "Windows" akan lebih "memikat" konsumen. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama yang dimiliki oleh MS-DOS.

Lebih jauh lagi, Apple yang menuntut Microsoft membuat Microsoft membatasi kemampuannya. Sebagai contoh, jendela-jendela di dalam Windows 1.0 hanya dapat ditampilkan di layar secara "tile" saja, sehingga jendela tersebut tidak dapat saling menimpa satu sama lainnya. Selain itu, tidak ada semacam tempat yang digunakan untuk menyimpan berkas sebelum dihapus (Recycle Bin), karena memang Apple berkeyakinan bahwa mereka memiliki hak terhadap paradigma tersebut. Microsoft pun kemudian membuang limitasi tersebut dari Windows dengan menandatangani perjanjian lisensi dengan Apple.

Windows versi 2 pun muncul kemudian pada tanggal 9 Desember 1987, dan menjadi sedikit lebih populer dibandingkan dengan pendahulunya. Sebagian besar populeritasnya didapat karena kedekatannya dengan aplikasi grafis buatan Microsoft, Microsoft Excel for Windows dan Microsoft Word for Windows. Aplikasi-aplikasi Windows dapat dijalankan dari MS-DOS, untuk kemudian memasuki Windows untuk melakukan operasinya, dan akan keluar dengan sendirinya saat aplikasi tersebut ditutup.

Microsoft Windows akhirnya memperoleh peningkatan signifikan saat Aldus PageMaker muncul dalam versi untuk Windows, yang sebelumnya hanya dapat berjalan di atas Macintosh. Beberapa ahli sejarahwan komputer mencatat ini sebagai kemunculan sebuah aplikasi yang laku secara signifikan selain buatan Microsoft sebagai awal kesuksesan Microsoft Windows.

Windows versi 2.0x menggunakan model memori modus real, yang hanya mampu mengakses memori hingga 1 megabita saja. Dalam konfigurasi seperti itu, Windows dapat menjalankan aplikasi multitasking lainnya, semacam DESQview, yang berjalan dalam modus terproteksi yang ditawarkan oleh Intel 80286.
Selanjutnya, dua versi yang baru dirilis, yakni Windows/286 2.1 dan Windows/386 2.1. Seperti halnya versi Windows sebelumnya, Windows/286 menggunakan model memori modus real, tapi merupakan versi yang pertama yang mendukung High Memory Area (HMA). Windows/386 2.1 bahkan memiliki kernel yang berjalan dalam modus terproteksi dengan emulasi Expanded Memory Specification (EMS) standar Lotus-Intel-Microsoft (LIM), pendahulu spesifikasi Extended Memory Specification (XMS) yang kemudian pada akhirnya mengubah topologi komputasi di dalam IBM PC. Semua aplikasi Windows dan berbasis DOS saat itu memang berjalan dalam modus real, yang berjalan di atas kernel modus terproteksi dengan menggunakan modus Virtual 8086, yang merupakan fitur baru yang dimiliki oleh Intel 80386.

Versi 2.03 dan kemudian versi 3.0 mendapatkan tuntutan dari Apple karena memang versi 2.1 ini memiliki modus penampilan jendela secara cascade (bertumpuk), selain beberapa fitur sistem operasi Apple Macintosh yang "ditiru" oleh Windows, utamanya adalah masalah tampilan/look and feel. Hakim William Schwarzer akhirnya membatalkan semua 189 tuntutan tersebut, kecuali 9 tuntutan yang diajukan oleh Apple terhadap Microsoft pada tanggal 5 Januari 1989.

kelebihan windows

1. Windows NT Workstation memberikan proteksi tertinggi untuk pengguna bisnis aplikasi dan data. 

2. Dengan dukungan standar grafis OpenGL, sistem operasi ini memberikan kekuatan dalam pengembangan aplikasi untuk perkembangan software, perindustrian, penelitian, dan produk-produk bisnis. 

3. Windows NT Workstation 3.5 menawarkan perkembangan kehandalan pada produktivitas 32-bit, dan dapat menampung nama file hingga 256 huruf.

4. Menyediakan OLE 2.0 Kemampuan ditingkatkan dan mengurangkan penggunaan memory.

kekurangan :

Windows juga memiliki sisi kurang yang cukup mencolok. Sistem operasi
ini adalah sistem operasi yang rentan akan penyakit. Windows mudah
sekali tertular virus. Namun, masalah ini dapat diatasi dengan adanya
vendor-vendor software
yang merilis antivirus bagi Windows. Sebut saja Norton dan AVG. Meski
demikian, perkembangan virus komputer terus berlanjut layaknya
virus-virus di dunia nyata. Mereka semakin banyak dan ganas. Siap kapan
saja menginfeksi komputer Windows.

Terlepas dari sisi teknis, harga lisensi Windows juga terbilang sulit
dijangkau oleh masyarakat Indonesia kebanyakan. Versi bajakan memang
murah, tetapi itu bukanlah pilihan bijak. Dengan membeli versi bajakan,
sama saja kita telah mendanai para kriminal tersebut mengembangkan
usaha mereka. Dan kita telah menjadi sponsor setia dalam melanggengkan
tindak tanduk mereka.


Langkah-langkah menghapus virus pada Komputer

Beberapa tahun belakangan banyak bermunculan virus-virus yang mulai merepotkan masyarakat pengguna komputer. Kalau dahulu pengguna internet saja yang dipusingkan oleh virus karena penyebarannya yang masih terbatas melalui email dan jaringan. Seiring perkembangan teknologi maka perangkat mobile teknologi informasi juga berkembang. Saat ini hampir tiap pengguna komputer pasti memiliki flash disk yang merupakan media penyimpanan data yang sangat portable dan mudah digunakan karena sifatnya seperti disket namun dengan kapasitas besar dan tidak mudah rusak. Namun kepopuleran flash disk di pengguna komputer memancing para pembuat virus untuk membuat virus yang menyebar melalui media penyimpanan ini. Hal ini membuat para pengguna yang kurang paham komputer terkadang tertipu karena menjalankan virus yang disangkanya adalah file lain seperti file dokumen Microsoft Word, Folder, atau bentuk file lainnya. Padahal yang sedang dibuka adalah program virus yang memiliki icon sama dengan file-file tersebut.
Tidak perlu membahas terlalu panjang sejarah kemunculan virus ini, namun buat pengguna yang sudah terkena virus maka sebenarnya langkah pembasmian virus-virus tersebut hampir sama. Biasanya masyarakat umum yang tidak memiliki akses internet di komputernya akan lebih mudah terkena virus karena antivirus yang tidak up to date sehingga antivirus miliknya tidak mengenali virus-virus baru. Ada beberapa cara menghilangkan virus dari komputer anda bila sudah terlanjur terinfeksi virus ini. Teknik-teknik berikut dibahas pada sistem operasi Windows XP karena OS inilah yang paling umum terinfeksi dan paling banyak digunakan. Berikut adalah teknik teknik tersebut:

Menghapus dengan antivirus di komputer lain

Dengan melepaskan hardisk komputer yang telah terinfeksi virus kemudian dipasangkan ke komputer lain yang memilki antivirus yang terbaru atau setidaknya mampu mengenali virus di sistem yang telah terinfeksi. Lakukan full scanning pada hardisk sistem yang terinfeksi dan hapus semua virus yang ditemukan. Setelah selesai hardisk tersebut sudah dapat dipasang kembali dikomputer dan jalankan sistem seperti biasa. Lakukan pemeriksaan kembali apakah komputer masih menunjukkan gejala yang sama saat terkena virus. Cara ini ampuh membersihkan virus sepanjang antivirus di komputer lain tersebut dapat mengenali dan menghapus virus di hardisk yang terinfeksi. Namun virus masih meninggalkan jejak berupa autorun atau startup yang tidak berfungsi. Jejak ini terkadang memunculkan pesan error yang tidak berbahaya namun mungkin sedikit mengganggu.

Menghapus dengan sistem operasi lain

Pada laptop atau komputer yang tidak dapat dilepas harddisknya maka cara lain adalah menjalankan sistem operasi lain yang tidak terinfeksi virus dan melakukan full scan terhadap seluruh harddisk. Biasanya ada beberpa pengguna yang menggunakan dual OS seperti Linux dan Windows atau Windows XP dan Windows Vista dsb. Selain itu bisa juga menggunakan LiveCD atau OS Portable seperti Knoopix dan Windows PE ( Windows yang telah diminimazed dan dapat dibooting dari media penyimpanan portable seperti flash disk atau CD.) lalu lakukan full scanning dengan antivirus terbaru. Efektifnya sama dengan menghapus virus dengan antivirus di komputer lain contoh diatas. Virus terkadang masih meninggalkan jejak tidak berbahaya.

Menghapus secara manual

Bila anda kesulitan melakukan hal diatas masih ada cara lain yaitu dengan cara manual. Langkah-langkah tersebut adalah:
  1. Matikan process yang dijalankan oleh virus. Virus yang aktif pasti memiliki process yang berjalan pada sistem. Process ini biasanya memantau aktifitas sistem dan melakukan aksinya bila ada kejadian tertentu yang dikenali virus tersebut. Contohnya pada saat kita memasang flash disk, process virus akan mengenali aksi tersebut dan menginfeksi flash disk dengan virus yang sama. Proses ini harusnya bisa dilihat dari task manager yang bisa diaktifkan dengan tombol Ctrl + Alt + Del namun terkadang virus akan memblokir aksi ini dengan melakukan log off, menutup window Task Manager, atau restart sistem. Cara lain adalah menggunakan tool lain untuk melihat dan mematikan proses virus. Saya biasa menggunakan Process Explorer dari http://www.sysinternals.com/ . Dengan tool ini anda bisa mematikan process yang dianggap virus. Pada saat mematikan proses milik virus perlu diperhatikan terkadang proses milik virus terdiri atas lebih dari 1 proses yang saling memantau. Bila 1 proses dimatikan maka proses tsb akan dihidupkan lagi dengan proses lainnya. Karena itu mematikan process virus harus dengan cepat sebelum proses yang dimatikan dihidupkan lagi oleh proses lainnya. Kenali terlebih dahulu proses yang dianggap virus lalu matikan semuanya dengan cepat. Biasanya virus menyamar menyerupai proses windows tapi tentu ada bedanya seperti IExplorer.exe yang meniru Explorer.exe. Berikut adalah proses windows yang bisa dijadikan referensi proses yang dikategorikan aman:
    C:\WINDOWS\system32\smss.exe
    C:\WINDOWS\system32\csrss.exe
    C:\WINDOWS\system32\winlogon.exe
    C:\WINDOWS\system32\services.exe
    C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
    C:\WINDOWS\system32\lsass.exe
    C:\WINDOWS\Explorer.exe
    Selain process explorer anda bisa menggunakan tools lainnya yang mungkin lebih mudah dan bisa menghapus process sekaligus. Contoh lain adalah HijackFree. Anda bisa mencari di google tools sejenis.
  2. Setelah proses mematikan virus berhasil lakukan pengembalian nilai default parameter sistem yang digunakan virus untuk mengaktifkan dirinya dan memblokir usaha menghapus dirinya. Parameter tersebut berada pada registry windows yang bisa di reset dengan nilai defaultnya. Simpan file berikut dengan nama apa saja dengan extention file .reg. Kemudian eksekusi file tersebut dengan mengklik 2 kali. Bila ada konfirmasi anda bisa menjawab Yes/Ok. Berikut file registry tersebut:
    Windows Registry Editor Version 5.00
    [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]
    "Hidden"=dword:00000000
    "SuperHidden"=dword:00000000
    "ShowSuperHidden"=dword:00000000
    
    [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot]
    "AlternateShell"="Cmd.exe"
    [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot]
    "AlternateShell"="Cmd.exe"
    [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot]
    "AlternateShell"="Cmd.exe"
    
    [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon]
    "Shell"="Explorer.exe"
    "Userinit"="C:\WINDOWS\system32\userinit.exe,"
    
    [HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\open\command]
    @="regedit.exe \"%1\""
    
    [HKEY_CLASSES_ROOT\scrfile\shell\open\command]
    @="\"%1\" %*"
    
    [HKEY_CLASSES_ROOT\piffile\shell\open\command]
    @="\"%1\" %*"
    [HKEY_CLASSES_ROOT\comfile\shell\open\command]
    @="\"%1\" %*"
    [HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open\command]
    @="\"%1\" %*"
    File registry diatas akan membuka blokir regedit, mencegah virus mencangkokkan dirinya pada sistem, dan reset parameter lain untuk mencegah virus jalan lagi.
  3. Setelah proses virus dimatikan dan parameter sistem di reset. Cegah virus aktif kembali dengan menghapus entry virus pada autorun dan startup Windows. Bisa menggunakan tool bawaan windows MSConfig atau mengedit langsung pada registry dengan Regedit. Untuk lebih mudahnya gunakan tools pihak ketiga seperti autoruns dari http://www.sysinternals.com untuk menghapus entry autorun dan startup milik virus tsb. Jangan lupa periksa folder StartUp pada menu Start Menu -> Programs -> Startup dan pastikan tidak ada entry virus tsb.
  4. Download antivirus terbaru dan lakukan full scanning pada sistem agar antivirus memeriksa keseluruhan sistem dan menghapus semua virus yang ditemukan. Saya menyarankan avira yang bisa didownload dari http://www.free-av.com karena sifatnya free dan scanner virus yang sama tangguhnya dengan antivirus komersil seperti Symantec atau Kaspersky.
  5. Sebelum restart pastikan anda tidak melewatkan virus baik dari proces atau autorun dan startup sistem. Karena bila tidak maka pada saat restart maka sistem akan kembali seperti pada saat terinfeksi virus dan sia-sia semua langkah yang anda lakukan sebelumnya.
  6. Setelah restart periksa kembali komputer anda dan perhatikan apakah gejala yang muncul pada saat komputer terinfeksi masih ada atau tidak. Bila ada maka anda terlewat beberpa autorun virus atau reset parameter sistem diatas tidak berhasil. Lakukan langkah diatas dan periksa lebih cermat tiap langkah anda sebelum melakukan restart sistem.
Itulah langkah-langkah penghapusan virus pada sistem Windows XP. Untuk mencegah virus datang kembali sebaiknya anda rajin update antivirus atau memasang aplikasi pencegah seperti WinPooch atau Comodo Firewall yang akan memperingatkan pengguna bila ada program lain yang akan memodifikasi sistem. Jadi walaupun virus tersebut tidak dikenali akan tetapi sebelum masuk maka pengguna akan diperingatkan oleh aplikasi pencegah. Bila anda mengenali program yang hendak mengakses sistem anda maka anda bisa mengijinkan akses tersebut namun bila tidak sebaiknya tolak dan blokir akses tersebut karena ada kemungkinan program tersebut adalah virus.
Berhati-hati pada saat membuka flash disk. Jangan membuka flash disk dengan klik 2 kali. Buka dengan klik kanan lalu pilih menu Open agar fitur autoplay pada flash disk tidak menjalankan virus secara ototmatis. Jangan lupa perhatikan file yang anda buka. Walaupun iconnya sama perhatikan bahwa file yang anda buka buka tipe application atau program. Pastikan file word adalah betul-betul word dan folder betul-betul folder bisa dengan melihat detail atau properties dari file tsb. Semoga artikel ini membantu dan mencegah anda terinfeksi virus komputer.

Kamis, 18 September 2008

perbedaan pda smartphone, pocket pc

SEKILAS


Smartphone
Menjalankan aktivitas kantor kini tidak harus melulu dilakukan di dalam ruangan, dengan bantuan ponsel kita masih bisa mengontrol pekerjaan tanpa dibatasi tempat maupun waktu. Dengan meminjam istilah smartphone, fungsi ponsel akan menjadi semakin kaya nan canggih, kita dapat menyunting dokumen, menerima email, melakukan panggilan video, atau mau internetan

Berbeda dengan PDA yang cikal bakalnya dikembangkan untuk melakukan fungsi-fungsi komputer, telepon seluler datang dari keluarga telepon genggam yang bertugas melakukan komunikasi pada penggunanya. Namun seiring perubahan dan kemajuan teknologi, kemampuan ponsel pun kian canggih. Bukan hanya melakukan panggilan, pada ponsel terkini kita dapat melakukan banyak aktivitas seperti melakukan penjadwalan, mendengar musik, memfoto, mencari koordinat tempat melalui satelit, hingga browsing di internet.

Dengan multifungsi tersebut konvergensi ponsel pun semakin luas, ada ponsel yang mengedepankan fasilitas bermusik, ada juga yang mengutamakan kemampuan kameranya hingga melahirkan istilah camera phone. Dan yang sekarang cukup trend adalah ponsel dengan kemampuan kerja, atau yang disebut juga ponsel bisnis sebab fitur-fiturnya yang dapat menunjang kegiatan pekerjaan.
Istilah Smartphone muncul sebagai konsekuensi dari peningkatan fungsi ponsel itu sendiri. Melihat kebutuhan dan minat pasar terhadap produk multiguna yang sanggup mendukung pekerjaan sehari-hari seperti ponsel plus ini, kini para produsen ponsel seakan berlomba mengimplementasikan penggabungan fungsi ponsel dan PDA ini sebagai bagian dari produksinya.



PDA
Personal Digital Assistant (PDA)pertama kali muncul dengan bentuk yang sangat sederhana, kecil, dan pada umumnya digunakan untuk menyimpan data-data yang juga sederhana seperti nomor telepon relasi dan berbagai catatan kecil lainnya. Sejurus dengan perkembangan waktu muncul piranti yang lebih besar dengan fungsi dan manfaat yang meningkat, sampai kemudian mulai dikembangan operating system (OS). Mulai saat itulah berbagai software mulai dikembangkan untuk lebih jauh lagi mendukung fungsi dari PDA ini
Masing-masing PDA memiliki kelebihan. Palm misalnya, selain memiliki aplikasi dengan ukuran kecil (sehingga dapat memuat banyak aplikasi dengan jumlah besar selain data-data) juga pada umumnya memiliki standby time yang cukup lama. Bentuknya yang tipis dan kecil juga banyak diminati. Dengan Palm OS pengguna dapat melakukan banyak tugas-tugas seperti mengakses dan mengedit dokumen, menyimpan contact data sampai mengakses Internet, menarik e-mail bahkan mengirim Faksimile dengan bantuan ponsel sebagai modem. Seturut dengan perkembangannya, Palm semakin powerful dengan dukungan storage yang dapat ditambah dan prosesor Intel Strong Arm 206Mhz. Kini Palm sanggup menjalankan berbagai aplikasi yang membutuhkan tenaga besar seperti multimedia dan fungsi-fungsi lainnya. Namun meskipun demikian sampai saat ini Palm belum mendukung pekerjaan multitasking.

KEUNTUNGAN :
A. Ukuran dan berat yang relatif ringan
B. aplikasi yang murah bahkan sebagian aplikasi dapat didownload gratis
C. sinar infrared yang berfungsi untuk mengirim data
D. Sinkronisasi Desktop, melakukan sinkronisasi data antara PDA dengan PC secara
gampang dan praktis.


KEKURANGAN :
A. Lantaran berukuran terlalu kecil, kadangkala Kita lupa menaruhnya dimana, atau terjatuh ketika kita simpan didalam saku kemeja atau bahkan kita benar-benar kehilangan piranti yang satu ini.
B. Aplikasi. Hampir semua OS di handheld tidak bisa di-upgrade layaknya OS di PC desktop atau notebook.
C. Input Data. Proses meng-input data lebih lambat, baik menggunakan pena stylus maupun dengan kibor mini. jauh lebih kikuk dibanding input data di PC.
D. Baterai. Bila kita mencolokkan piranti ini ke sumber listrik AC terlalu lama, umur batre akan merosot lebih cepat dibanding umur normalnya.
E. Kerusakan layar. Layar PDA biasanya sensitif terhadap goresan. kadangkala sensitifnya berlebihan sehingga layarnya mudah rusak.






POCKET PC
Hanheld/Pocket PC Casio E-200 PocketPC
PDA dengan kemampuan yang hampir menyerupai komputer atau laptop, bahkan memiliki layar yang berwarna pula, karena menjalankan aplikasi yang lebih kompleks, Pocket PC membutuhkan lebih banyak memory (64MB atau lebih) dan menggunakan system operasi yang mirip dengan Windows karena memang Microsoft-pun ikut mengembangkan system operasi untuk hanheld ini. Beberapa produsen yang telah mengembangkan PocketPC yakni Compaq dengan seri iPaq, HP dengan Jornada-nya, Casio dengan Casiopea, dan Siemens

sumber : angelfire.com

Speed Test